Joan 2 tahun 9 bulan

Tanggal 22 April kemaren, Joan genap 2 tahun 9 bulan. Puji Tuhan Joan dapat melewati 1 bulan lagi dalam kehidupannya.

Perkembangan Joan cukup banyak bulan ini. Cerewetnya semakin bervariasi dan dia semakin bisa mengekspresikan perasaannya. Walau kebanyakan perasaan marah dan protes. Kami akui anak kami yang cantik ini sangat manja. Kami selalu berusaha menunjukkan kalau dia sangat disayangi. Tapi ternyata Joan jadi manja. =)

Saat terapi, Joan selalu diberikan nilai bagus. Respon dari anggota tubuhnya semakin cepat. Dia juga sudah mulai lebih stabil duduk, menegakkan kepala dan sekarang sudah mulai diajarkan berdiri. Dengan alat bantu kaki, Joan disandarkan di tempat tidur atau bolanya, dan postur tubuhnya sudah semakin tegak. Kami berdoa Joan bisa berdiri waktu ulang tahun opungnya nanti. Biar Joan bisa ikut koor keluarga, walau cuma mejeng. =) Kami mohonkan doanya.

Satu hal yang harus kami terima dengan lapang dada dan ucapan syukur, perkembangan Joan juga kadang membuat dia kurang bisa mengkontrol respon dan gerakannya. Kadang jadi terlihat seperti kejut kecil, atau dia ke arah yang salah. Terutama kepala dan punggungnya. Latihan berdiri membuat dia lebih sering menegakkan punggung dan kepalanya. Kalau dia susah mengkontrol, kepalanya sampai kebelakang dan susah sekali di pertahankan. Kami mencoba melihat dari sisi positif dan menganggap itu bagian dari perkembangan otak Joan. Tuhan, ajar kami membuang kekuatiran kami dan tetap beriman bahwa semua ini adalah bagian dari kuasa Mu yang mengalir dalam tubuh Joan.

Kami juga membelikan Joan sikat gigi yang bergagang, dengan gagang yang lembut yang bisa digigitnya. Rasanya kecil sekali mulut anakku untuk dimasukkan sikat gigi. =) Kami sempat takut. Tapi ini adalah bagian dari pengalaman. Walau kadang kesal melihat perlawanan Joan ketika giginya di sikat. Tapi hati kami sangat gembira sampai mau meledak rasanya, anak kami sudah banyak bergerak dan merespon. Puji Tuhan.

Kami juga selalu membawa Joan ke sekolah minggu. Kami gerakkan tangannya dan berusaha membiasakan dia dengan firman Tuhan dan puji pujian. Kami akui tidak gampang. Joan juga sering jadi tontonan teman-teman sekolah minggunya. Tapi kami berusaha berpikir positif, mereka hanya anak-anak yang selalu punya rasa ingin tahu melihat sesuatu yang tidak biasa. Namun Tuhan mendengar hati kami. Joan punya beberapa teman yang dengan kasih menerima dia dengan tulus. Saat pujian selesai, cerita firman selesai, setiap anak mewarnai, Joan kami ajak ikut mewarnai. Kadang dia mau dipangku, didudukkan atau kami lesehan. =) Kelir warnanya juga kadang berbagi dengan temannya. Ya Tuhan, kami yakin, bila roh kudus Mu ada dalam hati Joan, tidak ada yang sia-sia dari setiap firman dan pujian yang dia dengar. Ya Tuhan, berikan juga anak kami seorang teman.

Kami bersyukur, kami merasakan perjalanan ini adalah perjalanan iman. Kami yakin Joan akan sembuh dan dia akan jadi suatu kesaksian akan kuasa dan perlindungan Tuhan. Setiap hari kami berdoa buat setiap anak yang sakit dan cacat seperti Joan. Kedua orang tua anak-anak itu diberikan kekuatan. Bulan ini, kami mohonkan juga doa dari semua yang membaca tulisan ini buat semua anak-anak yang cacat dan kehidupannya berbeda dari anak normal. Joan, mama dan papa yakin, mukjizat akan nyata buat Joan dan semua teman-teman Joan yang membutuhkan. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin