Integrasi WordPress dengan Twitter

Udah cukup lama aku ditanyain orang “Apa account Facebook mu”, atau “Apa account Twitter mu”. Capek juga menjawab kenapa aku belum punya 🙂 Tapi akhirnya aku menyerah juga, dan untuk pertama kalinya membuat account Twitter. Facebook? Nanti dulu 🙂

Kenapa Twitter? Well, Twitter adalah platform micro-blogging yang menarik. “Micro” dalam arti kita dibatasi hanya dapat memunculkan 140 karakter, sangat terbatas. Tapi dengan keterbatasan itu, justru kita jadi lebih bebas melakukan blogging, krn bisa kapan saja dan di mana saja, baik melalui web, handphone, komputer, dll.

Tentunya, agak aneh kalo kita punya sebuah blog site, dan juga sebuah micro-blogging yang terpisah. Jadi, aku juga harus memikirkan bagaimana cara menggabungkan kedua platform ini. Semua sudah tau ya, kalo untuk blog site ini aku menggunakan WordPress. Nah, setelah mencari-cari di daftar plug-in WordPress, aku menggunakan 2 plug-in ini:

  • Untuk memunculkan semua isi account Twitter di blog WordPress ini, aku menggunakan plug-in Tweet Blender. Dengan plug-in ini, aku bisa memasang sebuah widget di sisi kanan blog site ini untuk memunculkan 10 tweet terakhir di account Twitter kami. Yang menarik dari plug-in ini adalah dia menggunakan client-side pull, yaitu menggunakan masing-masing browser Anda untuk mengambil data dari Twitter, berbeda dari bbrp plug-in lain yang menggunakan server untuk mengambil data. Ini membuat beban server berkurang, dan jadi bisa mengikuti peraturan Twitter yang membatasi akses per hari dari setiap koneksi.
  • Aku juga perlu memunculkan di Twitter sebuah link ke setiap posting baru di blog ini. Untuk itu aku menggunakan plug-in WP to Twitter. Sebenarnya, cukup banyak plug-in sejenis, tapi berhubung aku lebih sering blogging dengan Windows Live Writer (dari komputer) dan bukan langsung dari admin page nya WordPress, aku perlu plug-in yang juga mendukung posting dari XMLRPC. Dan setelah dicoba-coba, WP to Twitter ini yang bisa melakukannya.

Selain itu, untuk mempermudah menambah tweet ke Twitter, aku menggunakan aplikasi PockeTwit di Windows Mobile ku. Ini membuat micro-blogging menjadi sangat mudah. Aku masih mencari aplikasi Twitter untuk di komputer, dan juga di Nokia ku. Nanti aku update lagi kalau sudah ketemu yang bagus.

Lantas, apa bedanya blogging di site ini dan di Twitter? Toh dua2nya akan muncul di site ini juga? Tentu saja keduanya memiliki tujuan berbeda. Micro-blogging (Twitter) adalah untuk cerita atau update singkat mengenai kejadian sehari-hari, seperti macet di jalan, lagi ke mall, mati lampu, dll. Jadi, lebih mirip status update daripada blogging. Tapi pada saat yang sama, isinya juga jadi lebih “saat ini” daripada blogging biasa. Blogging biasa aku tempatkan lebih untuk analisis mendalam mengenai sebuah topik, yang sifatnya mungkin “sudah lewat”, tapi masih cukup penting untuk dibicarakan.

2 thoughts on “Integrasi WordPress dengan Twitter

Comments are closed.