Mujizat-mujizat kecil yang menjadi besar: Joan 4 bulan

Ngga terasa, Joan sudah 4 bulan. Banyak hal yang sudah terjadi dalam 1 bulan terakhir dan kami benar2 merasakan betapa Tuhan sudah menyentuh kehidupan kami.

Kelanjutan dari cerita Joan 3 bulan, banyak tes yg dia ikuti, untuk tau apakah ada masalah dengan perkembangan otaknya. Hasil tes nya memang tidak menggembirakan. Pertama, hasil tes mata. Diperiksa oleh Dr Lumongga dari RS Mata Aini, tidak ada masalah sama sekali dengan organ matanya (bola mata dan saraf di sekitar mata). Hanya saja, tidak ada reaksi sama sekali dari matanya. Hasil tes VEP di RSCM memastikan bahwa otak Joan tidak dapat memproses sinyal2 yg datang dari mata. Tapi, tidak tertutup kemungkinan bahwa dengan perkembangan otaknya, bakal ada perbaikan.

Kedua, hasil tes telinga. Tes BERA di RSCM menunjukkan pendengaran Joan tidak sempurna. Ambang batas dengar telinga Joan hanya 40db (kiri) dan 80db (kanan). Ukuran normal adalah 20db. Tapi, sama dengan matanya, tidak tertutup kemungkinan bahwa dengan perkembangan otaknya, bakalan ada perbaikan.

Ketiga, hasil CT-Scan terbaru. Terlihat bahwa otak Joan mengecil dibandingkan waktu lahir (Atropi Cerebri). Dan juga kepalanya terisi cairan. Dr Dwi tidak menganjurkan pembedahan, krn lebih banyak dampak negatifnya (trauma dll) daripada hasilnya. Tapi kami dipersilahkan untuk konsultasi ke dokter lain. Dan memang itu yg kami lakukan.

Kami bertemu Dr Rahim Purba, spesialis bedah saraf di RS Pusat Pertamina. Dia menganjurkan bedah untuk mengeluarkan cairan kepala itu. Tapi, dia meminta kami konsultasi ke ahlinya, Prof Padmo, yg lebih biasa menangani anak2. Jadi, kami konsultasi ke Prof Padmo. Menurutnya, cairan itu ada krn mengisi kekosongan, akibat otak yg mengecil. Jadi, cairan itu tidak berbahaya dan tidak dianjurkan untuk dioperasi. Yg penting, kami menjaga kesehatan Joan. Kami juga bertemu Dr Sander di RS Medistra, atas rekomendasi teman kantor Eva. Dia juga mengatakan hal yg sama dengan Prof Padmo.

Akhirnya, ya kami berusaha menerima saja hasil tes Joan ini. Mungkin Tuhan memang punya cara yg berbeda untuk menunjukkan jalanNya pada kami. Kami akan jalani apapun yg Tuhan berikan, krn berkat yg Dia berikan pada kami juga sudah melimpah, termasuk mujizat penyembuhan Eva dan Joan.

Diluar hasil tes itu, banyak sekali perkembangan yg sudah terjadi pada Joan. Kami menyebutnya “mujizat-mujizat kecil”, krn sepertinya Tuhan bekerja pada Joan melalui hal-hal kecil yg pada akhirnya, kami percaya, akan berujung pada penyembuhan Joan yg sempurna.

Pertama, Joan sudah minum susu lewat dot. Ngga pake sendok lagi. Dan minumnya banyak sekali, sampai sekarang sudah 120 cc sekali minum. Dan dalam satu hari bisa 7 atau 8 kali minum. Berat badannya juga otomatis naik cepat sekali, sekarang sudah 5,3 kg, dengan tinggi 60 cm. Puji Tuhan! Masih banyak yg harus dia kejar dari sisi fisik ini, tapi kami sudah gembira sekali dengan perkembangan ini. Sekarang kami juga mulai memberikan bubur susu untuk umur 4 bulan ke atas. Dan sepertinya dia suka sekali.

Dan kedua, Joan sudah mulai mau senyum. Masih jarang sekali sih, tapi kami sudah pernah liat dia senyum, malah sempat di foto. Puji Tuhan!

Melihat perkembangan2 ini, mujizat2 kecil ini, kami semakin yakin dan percaya, bahwa Tuhan bekerja pada Joan. Mungkin tidak dengan cara yg kita inginkan, atau dengan waktu yg kita inginkan. Tapi Tuhan bekerja dengan cara dan waktuNya sendiri. Dan kami akan tetap memuji dan memuliakan namaNya krn hal ini.

Kami ingin menutup cerita Joan 4 bulan ini hanya dengan kalimat: Puji Tuhan!

– irving