Partai Kristen: Perlukah?

Dari 24 partai peserta pemilu 2004, (hanya) ada 1 partai kristen, yaitu Partai Damai Sejahtera (PDS nomor 19). Aku jadi mikir juga, apa memang kita perlu sebuah partai kristen? Kalau memang tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kepentingan agama Kristen bisa dilindungi, rasanya tidak perlu sampai menggunakan partai kristen.

Pertama, bisa memilih partai yang menunjukkan tingkat toleransi yang besar. Misalnya, PKB, yg dengan sadar berusaha melindungi kaum minoritas seperti etnis Tionghoa dan agama Konghucu. PKB juga sangat toleran dengan agama Kristen.

Atau, kedua, bisa langsung memilih calon anggota legislatif (caleg) yang beragama kristen di partai lain. Toh dengan model pemilu yang sekarang, kita bisa memilih seorang caleg secara langsung.

Apa dampak negatif adanya partai Kristen? Ada bbrp yg bisa aku bayangkan. Bisa timbul kecurigaan bahwa partai Kristen ini akan menjadi besar, apalagi kalau di pemilu kali ini mendapatkan suara yg signifikan. Bisa juga menimbulkan kecurigaan bahwa partai kristen ingin juga mendapatkan kepemimpinan nasional, yang menurut aku sendiri sangat tidak cocok.

Tapi, bukan berarti anda tidak boleh memilih PDS ya. Itu sih terserah anda. Aku sendiri masih belum tau mau memilih partai mana nantinya. Jadi, mari kita gunakan hak pilih kita: terserah anda.