Perjalanan ke Nagoya: Hari pertama

Catatan: artikel ini dibuat setelah kami sudah ada di Jakarta beberapa lama.

Hari pertama kami di Nagoya dimulai waktu kami tiba sekitar jam 8.30 pagi. Cerita tentang kedatangan kami bisa dilihat di artikel yg lain. Juga cerita tentang hotel kami.

Setelah sampai di hotel, kami tidur dulu sampai sekitar jam makan siang, karena kami lumayan capek juga setelah perjalanan jauh. Setelahnya, kami makan siang di food court airport.

Kami rencananya mau datang ke Rainbow Hall, mau nyoba dulu supaya besoknya ngga bingung. Dari food court, kami pergi ke terminal kereta di airport. Sebelumnya, mas Bonny udah pernah menjelaskan ke kami gimana caranya ke Rainbow Hall. Kami cukup ambil kereta dari airport ke Kanayama, trus ganti kereta ke Kasadera. Ganti keretanya cukup susah, krn beda perusahaan kereta, jadi katanya kami harus nyebrang gitu. Nanti dari Kasadera tinggal jalan kaki ke Rainbow Hall.

Ternyata setelah sampai di stasiun kereta, tidak segampang yg kami bayangkan. Rute kereta yg dipajang kompleks juga. Kami sempat terbengong2 di depan diagram keretanya, dan ngga berani datang ke loket untuk beli tiket. Waktu aku memberanikan diri untuk mendekati loket, ada orang Jepang yg mendatangi Eva. Dia bertanya kami dari mana, dan Eva bilang dari Indonesia. Dia tanya, ngapain di Nagoya, dan Eva jawab, mau mengikuti acara Benny Hinn. Dia langsung bilang kalo dia juga datang ke Nagoya untuk acara Benny Hinn. Namanya Shinici dengan temannya Kyoma. Mereka dari Okinawa dan baru saja sampai.

Mereka juga baru kali ini ke Nagoya, jadi mereka juga ngga gitu ngerti mengenai keretanya. Tapi, setidaknya mereka bisa berbahasa Jepang =) Jadinya mereka yg beliin tiket kami. Kami naik kereta Rapid Limited Reserved yg berhenti hanya di sedikit stasiun dan pake nomor kursi. Ada kereta yang Non Reserved, yg model tempat duduknya seperti kereta Jabotabek (menyamping), sementara yg Reserved seperti kereta Bogor bisnis. Selain yg Rapid Limited, ada juga Express Limited yg berhenti di lebih banyak stasiun.

Kami turun di Kanayama, dan sempat bingung2 juga. Kami sempat salah naik kereta ke arah yg salah, jadi kami langsung turun di stasiun berikutnya, dan naik kereta lagi ke Kanayama. Ternyata, seperti dibilang Bonny, kami harus keluar dulu dari wilayah stasiun milik perusahaan Meitetsu dan pindah ke wilayah perusahaan JR. Di sini, kami beli tiket ke Kasadera. Keretanya yg tipe Local, yg berhenti di semua stasiun. Cuman 2 stasiun dan kami sampai di Kasadera.

Ternyata waktu kami sampai sedang hujan lebat. Jadinya kami ngga jadi ke Rainbow Hall nya, cuman ngeliat dari jauh aja. Minimal kami udah tau lah jalannya, jadi besoknya kami ngga bakalan kesasar. Kami pisah dengan Shinici dan Kyoma di Kasadera. Kami langsung naik kereta ke Kanayama. Kami sempat turun dulu di sana agak lama, nyari tempat makan, dan ternyata ngga ada tempat yg kami berani coba, karena tulisan Jepang semua =)

Jadinya kami langsung aja balik ke airport dan makan di food court. Sempat keliling2 bentar di sana ngeliat toko2, trus kami balik ke hotel. Kami sempat nyuci baju di wastafel (krn belum tau ada mesin cuci koin) dan pasang jemuran di kamar mandi =) Setelah itu kami istirahat.

Kami benar2 bersyukur sekali untuk berkat Tuhan hari ini. Kami yakin, Tuhan yg mengatur kami bisa bertemu dengan Shinici dan Kyoma, jadinya kami bisa saling membantu. Kalau ngga ketemu mereka, kami pasti bingung2 dan ngga ngerti gimana caranya bertanya dalam bahasa Jepang. Mereka juga mungkin bakalan nyasar besoknya kalo ngga ketemu kami, krn tadinya mereka mau langsung ke hotel dan ngga ke Rainbow Hall dulu. Benar2 Tuhan yg membuat segala sesuatunya lancar untuk kami selama kami di Jepang. Puji Tuhan!