Joan 5 Tahun

Tahun ke 5 Joan, Tuhan tetap menyatakan kasih setia-Nya bagi keluarga kecil kami. Selain hal-hal rutin yang Joan lalui sejak usianya masih 3 bulan; physic therapy, speech therapy, obat sehari-hari, berjemur pagi hari, inhalasi, kami tetap menantikan kesempurnaan itu Tuhan berikan bagi anak kami.

Tahun ke 5 nya, Joan kembali masuk rumah sakit selama 5 hari. Sebenarnya, setiap kali kami ingatkan Joan kalau tiket rumah sakitnya sudah habis, tapi kali ini memang Joan agak membandel =) Penyebabnya adalah riak dan cuaca yang tanpa matahari saat itu. Setelah Joan keluar dari rumah sakit, justru perubahan besar terjadi di Joan, kejut-kejut Joan jauh berkurang, bahkan tidak muncul lagi. Mungkin Joan tinggalkan semua kejutnya di rumah sakit waktu opname. Puji Tuhan.

EEG Joan juga menunjukkan perubahan yang sangat baik, banyak penurunan kejang. .Tinggal setitik lagi nak, berdoa dan berjuanglah terus, pasti EEG berikutnya hilang..

Joan sudah mulai tertawa dengan suara. Kami sampai menangis melihatnya. Namun waktu dan tempat tertawanya, hanya Joan yang tau kapan =) Dan ketika hendak di foto, Joan selalu jadi berhenti tertawa. Mungkin Joan mau kami tetap menganggap setiap saat tertawanya adalah spesial.

Joan lebih reaktif juga tahun ini. Mulai dari kemarahan ketika dia di-adukan kebandelan-kebandelannya di rumah saat papa mama lagi di kantor, sampai ketika dia harus dipakaikan sepatu terapinya yang keras untuk latihan berdiri. Joan, joan … Joan kadang cantik sekali hanya dengan senyuman yang kecil sekalipun, kadang jelek sekali kalau ngambek atau marah =) Kami tau, Joan sangat manja. Tapi bukan kami saja yang memanjakan Joan. Semua orang selalu ingin memanjakan Joan, memberikan perhatian terbaik buat Joan. .Justru dalam kekuranganmu anakku, semua hal yang terbaik yang diberikan Tuhan kepada mu, lewat orang-orang disekitarmu. Joan harus selalu bersyukur buat itu semua ya Joan..

Minggu depan, melewati usia ke 5 nya, Joan akan mulai kami masukkan ke Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) di Hang Lekiu. 1 kali saja dulu seminggu, karena memang kemampuan Joan masih belum dapat masuk ke layak sekolah, namun masih layak rawat. Selain itu, kami ingin selalu mendampingi Joan saat di YPAC. Karena selain kami ingin Joan punya teman-teman, teman-teman yang setiap harinya berusaha keras bersama-sama untuk menjadi anak yang sempurna, dan mengekspresikan keinginannya dengan cara yang terbatas, kami orang tuanya, juga bisa berbagi dengan orang tua anak-anak lain. Doakan supaya Tuhan pakai usaha ini untuk membawa Joan ke arah yang lebih baik.

Kami juga harus mulai berani membawa Joan terapi ke RSCM. Dengan semakin meningkatnya kemampuan Joan (kebandelan maksudnya) dan berat badannya, semakin kompleks alat terapi yang dibutuhkan dan jumlah terapis yang diperlukan. Saat melihat ke RSCM, seperti dulu waktu di RS Thamrin waktu Joan di ICU, kembali lagi Tuhan membuka mata kami di RSCM, bahwa banyak anak lain yang perlu kami bantu dan doakan selain Joan.

Bulan ini, kami juga berdoa, agar Tuhan selalu mengirimkan orang-orang yang tulus yang mau menemani dan menjaga Joan, terutama ketika kami bekerja. Kami percaya, Tuhan akan selalu memberikan buat kami. Hanya ketulusan hati saja, yang dapat membuat setiap hari terasa indah bersama Joan.

Terkadang, hati kecil kami masih sering bingung, apakah kami sudah memberikan yang terbaik bagi Joan, apakah usaha kami sudah cukup? Bahkan pertanyaan apakah Joan masih bisa sempurna masih sering timbul. Tapi keceriaan dan kebandelan Joan, selalu menghibur kami. Dan menyadarkan kami bahwa yang terpenting adalah Joan bahagia, .toh Joan gemuk dan tersenyum ya nak.. Biarlah misteri besar akan mukjizat itu tetap menjadi bagian Tuhan untuk menjawab.

Dan biarlah kami tetap berdoa dan berharap dengan iman. Kami pun berdoa agar semua keluarga dan teman yang selalu mendoakan Joan juga terus beriman, bahwa doa kita tidak akan sia-sia, dan bahwa Tuhan kita hebat, yang mampu memberikan apa yang tidak pernah kita pikirkan dan yang tidak pernah kita bisa pahami.

Uyut, ompung doli dan ompung ayank, bulang, iting, namboru, amang tua, engah, unda, pak kitik, dan semua keluarga yang selalu mendoakan Joan, percaya ya kalau Joan bisa sembuh. Tuhan sedang menanti iman kita.

Tuhan, biarlah Joan selalu bisa, membawa berkat bagi orang-orang disekitarnya. Kami percaya, kuasa Mu besar, penyertaan Mu sempurna, dan racangan Mu indah. Terimakasih Tuhan, hanya karena Engkau, semua ini boleh menjadi sempurna.

Selamat Ulang Tahun Joan.
Selamat Ulang Bulan Joan.
God make you special and He loves you so much.