Pindahan server ke Indonesia

Setelah banyak yg complain tidak bisa mengakses website kami ini, akhirnya kami putuskan untuk memindahkan ke server di Indonesia saja, supaya tidak ada masalah lagi.

Hal pertama yang harus ditentukan adalah pindah ke hosting mana. Tadinya mau pindahan ke Windows hosting, tapi setelah di cari-cari di Indonesia, belum ada yg menyediakan Windows hosting menggunakan Windows Server 2008 dan mendukung PHP dan MySQL. Hosting-hosting seperti Erudeye menyediakan untuk ASP.NET dan SQL Server. Ngga cocok deh 🙂 Akhirnya nyari Linux hosting, yg banyak sekali tersedia di Indonesia. Dari hasil cari sana-sini dan referensi dari teman2, akhirnya pilihan jatuh ke MasterWebNet (MWN). Saya ambil paket Executive A dengan space 1.7 GB seharga 85 ribu sebulan sebelum pajak.

Hal kedua, tentu saja teknis migrasi nya. Website kami ini kan menggunakan WordPress dan Menalto Gallery. Jadi, saya baca-baca dulu dokumentasi mengenai cara migrasi nya, untuk jaga-jaga saja. Menalto punya satu section khusus mengenai migrasi antar server, dan itu yang saya ikuti. Sedangkan WordPress hanya punya satu bagian mengenai database backup, sedangkan sisa langkahnya saya pakai logika saja.

Ketiga, pindahan benerannya. Semua file di folder WordPress dan Menalto saya tar.gz. Juga folder g2data milik Menalto. Juga export data dari database sesuai instruksi di website mereka masing-masing. Trus, di hosting baru, saya create database duluan dan import data hasil export tadi. Setelah oke, saya extract tar.gz ke folder www masing-masing, kecuali g2data yg saya extract ke folder di luar www. Untuk WordPress, yg perlu diubah adalah file wp-config.php, untuk mengubah nama database, user id dan password. Setelah itu di test sudah langsung jalan, kecuali permalink nya. Setelah mencoba mendisable dan mengenable ulang, tetap ngga jalan. Akhirnya saya hapus file .htaccess yg ada di root WordPress dan mengenable ulang permalink nya. Baru beres 🙂 Belakangan, ketahuan masih ada error ketika posting dari Live Writer. Ternyata di settingan WordPress bagian Miscellaneous, ada upload path yg masih tersimpan seperti di server lama, yang harus diubah juga, menyesuaikan dengan path di server baru.

Selanjutnya, untuk Menalto, agak sedikit berbeda. Setelah mengimport database dan meng-extract semua file, sesuai dengan step-by-step dari Menalto, saya delete file config.php yg sudah ada, dan langsung membuka browser masuk ke bagian /install. Ikuti saja langkah-langkah di sana. Ketika diminta memasukkan path ke g2data, saya masukkan path g2data hasil extract. Dan ketika memilih database, saya pilih untuk reuse existing database. Setelah itu semua lancar, tapi ada bbrp image yg tidak muncul. Sepertinya hal ini karena masalah image plug-in yg tidak berjalan dengan baik, sesuai dengan warning yg ada di step-by-step dari Menalto. Saya langsung masuk ke Site Admin, dan meng-configure ulang semua plug-ins. Sempat ada masalah ketika plug-in GD tidak aktif, dan saya harus meminta technical support dari MWN untuk mengaktifkannya. Ada juga sedikit issue dengan mod_rewrite, tapi dengan mengikuti langkah-langkah yg diberikan oleh Menalto, semua berjalan baik.

Keempat, tentu saja mengubah DNS. Saya menggunakan Joker.com untuk domain, jadi saya login di sana dan mengubah DNS ke MWN. Tidak lupa untuk meng-configure email forward dari Spanel MWN, seperti di hosting yg lama. Beres!

Jadi, ngga susah kan memindahkan WordPress dan Menalto Gallery ke server baru? 🙂