Perjalanan ke Penang: Hari kedua

Saya sejak pagi udah memulai perjalanan. Bangun jam 5 pagi dan langsung ke airport, krn pesawat jam 7.20. Setelah antri di check-in Sriwijaya, antri bebas fiskal, antri airport tax dan antri imigrasi, saya langsung ke airport lounge satu-satunya di bagian Internasional Polonia, untuk sarapan. Sriwijaya sih biasanya ngasih makanan di pesawat, tapi biasanya roti, dan saya perlu nasi 🙂

Tiba di Penang sekitar jam 9, langsung ke YMCA karena Papa dan Mama udah nunggu di sana. Saya langsung nyebrang ke Island Hospital untuk bikin janji dengan Dr TJ Wong dan Dr Hsieh Wen Son. Ternyata Dr TJ sudah ada, jadi aku minta Papa dan Mama untuk langsung datang juga. Sewaktu ketemu Dr TJ, dia bacakan hasil lab Papa. Fungsi hati dan ginjal normal, jadi tidak ada efek samping dari obat kemoterapi nya (Xeloda). Tapi memang cancer marker nya (CA) agak di atas normal, dan Dr TJ minta kami nanti tanyakan ke Dr Hsieh.

Janji dengan Dr Hsieh baru jam 2.30, jadi kami makan siang dulu di kantin rumah sakit. Dengan Dr Hsieh lumayan banyak diskusi, terutama mengenai efek samping obatnya ke tangan dan kaki Papa, yang jadi kering dan menghitam. Dia bilang, memang ini efek samping yang sudah diperkirakan. Untuk mengurangi intensitasnya, jadwal minum obatnya diubah sedikit. Kalau selama ini setiap siklus itu 2 minggu minum obat dan 1 minggu istirahat, sekarang istirahatnya dibuat jadi 2 minggu. Kalau ternyata efek samping nya masih tetap makin parah, dia akan turunkan dosis obatnya. Untuk membantu, dia bilang sering-sering pake lotion atau pelembab kulit. Mengenai angka CA, dia bilang tidak perlu dikhawatirkan, krn memang selama pengobatan angka itu akan fluktuatif naik turun.

Setelah pulang ke YMCA, kami istirahat semua. Apalagi saya yang kurang tidur 🙂 Bangun-bangun udah jam 8.30 dan harus makan malam di restoran hotel. Dan sekarang harus tidur lagi, krn besok jam 8 udah harus jalan ke airport, krn naik pesawat Sriwijaya jam 9.50 ke Medan.